TUGAS
TEKNIK PERAWATAN MESIN
(
Sistem Pengereman )
Nama : Murdani Agustian
Kelas : 4IC09
NPM : 27414640
A. Latar
Belakang
Rem
mempunyai peranan yang sangat penting dalam teknik kendaraan dan teknik
transportasi demi keamaan
dan keselamatan dalam
berkendara. Pada dasarnya
rem mempunyai fungsi untuk memperlambat
dan mengatur gerakan suatu putaran. Adapun rem yang digunakan harus memenuhi
syarat-syaratsebagai berikut (dapat bekerja dengan baik dan cepat, dapat
dipercaya danmempunyai daya tekan yang cukup, mudah diperiksa dan disetel).
Walaupun sistem
rem itu sangatlah
penting, namun banyak
diantara masyarakat umum yang belum memahami dan mengerti fungsi, cara
kerja danjenis-jenis dari rem tersebut. Oleh karena itu penulis membuat makalah ini bertujuan untuk
memperkenalkan fungsi, cara kerja, dan jenis-jenis dari rem itusendiri. Dengan
adanya makalah ini diharapkan kita bisa lebih mengenal fungsi, cara kerja dan
jenis-jenis rem serta bisa menambah dan memperluas wawasan kita terutama
mengenai sistem rem.
B.
Batasan Masalah
Penulisan
ini memfokuskan pembahasan mengenai sistem pengereman.
C.
Langkah – langkah Sistem Pengereman
·
Langkah Pembongkaran
1.
Mempersiapkan alat yang akan dipergunakan
2.
Mengendorkan 4 mur pengikat roda depan dengan
menggunakan kunci roda 21mm
3.
Mengangkat mobil dengan menggunakan dongkrak
4.
Memasang jack stand pada bagian yang kuat
5.
Melepas roda depan dengan cara melepas mur pengikat
dengan menggunakan kunci roda 21mm
6.
Melepas kampas rem, dengan cara melepas baut pengikat
rumah kampas rem bagian bawah dengan menggunakan kunci ring ukuran 12 dengan
cara diputar ke kiri
7.
Menarik keatas rumah kampas rem lalu melepas kampas
rem
·
Langkah Pemeriksaan
1.
Memeriksa kampas rem
2.
Saya memeriksa apakah kampas rem masih tebal atau
tidak. Ternyata kampas rem sudah sangat tipis sehingga perlu diganti.
3.
Memeriksa piringan cakram
4.
Saya memeriksa dengan cara meraba apakah permukaan
piringan cakram beralur atau tidak. Hasilnya cakram masih baik dan hanya perlu
diamplas saja.
5.
Memeriksa piringan piston rem, hal ini dilakukan untuk
memastikan bahwa piston rem atau silinder rem tidak bocor
6.
Memeriksa minyak rem, saya memeriksa minyak rem pada
tabung recervoir, ternyata minyak rem masih baik dan masih cukup (tidak kurang)
·
Langkah Pemasangan
1.
Langkah pertama
mengoleskan gemuk atau pelumas pada sisi luar kampas
2.
Memasang kampas pada rumah kampas rem
3.
Dudukan/rumah kampas rem dengan cara didorong ke bawah
4.
Memasang baut pengikat rumah kampas rem dengan
menggunakan kunci ring ukuran 12mm dengan cara diputar ke kanan.
5.
Memasang roda depan kanan dan kiri lalu saya memasang
mur roda dan memutar mur roda menggunakan tangan ± 3 putaran lalu saya
menggunakan kunci roda untuk memepetkan mur pengikat
6.
Setelah kedua roda terpasang, lalu saya memeriksa
kembali minyak rem pada tabung recervoir. Lalu menutup tabung recervoir
7.
Menurunkan mobil
8.
Mengeraskan mur pada roda menggunakan kunci roda
D.
Alat dan Bahan
·
Alat
1.
Kunci roda
2.
Kunci ring 12mm
3.
Amplas
4.
Dongkrak
5.
Jack Stand
6.
Majun
7.
Tang
8.
Obeng (–) dan (+)
·
Bahan
1.
Minyak rem
2.
Gemuk (pelumas)
E.
Kesimpulan
Dari
hasil pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat n kesimpulan
tersebut antara lain, yaitu :
Rem
yaitu alat untuk mengurangi kecepatan (memperlambat) dan kendaraan atau untuk memungkinkan parkir pada
tempat yang menurun. Peralatan ini sangat penting pada keselamatan dan menjamin
untuk pengendaraan yang aman. Rem juga bias diartikan sebagai kebutuhan sangat
penting untuk keamanan berkendaraan dan juga dapat berhenti ditempat manapun,
dan dalam berbagai kondisi dapat berfungsi dengan baik dan aman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar