Rabu, 18 Juli 2018


TUGAS TEKNIK PERAWATAN MESIN
( Sistem Pengereman )
Nama   : Murdani Agustian
Kelas   : 4IC09
NPM   : 27414640

A.    Latar Belakang
Rem mempunyai peranan yang sangat penting dalam teknik kendaraan dan teknik transportasi   demi   keamaan   dan   keselamatan   dalam   berkendara.  Pada   dasarnya   rem mempunyai fungsi  untuk memperlambat dan mengatur gerakan suatu putaran. Adapun rem yang digunakan harus memenuhi syarat-syaratsebagai berikut (dapat bekerja dengan baik dan cepat, dapat dipercaya danmempunyai daya tekan yang cukup, mudah diperiksa dan disetel).
Walaupun  sistem  rem  itu  sangatlah  penting,  namun  banyak  diantara masyarakat umum yang belum memahami dan mengerti fungsi, cara kerja danjenis-jenis dari rem tersebut. Oleh karena itu  penulis membuat makalah ini bertujuan untuk memperkenalkan fungsi, cara kerja, dan jenis-jenis dari rem itusendiri. Dengan adanya makalah ini diharapkan kita bisa lebih mengenal fungsi, cara kerja dan jenis-jenis rem serta bisa menambah dan memperluas wawasan kita terutama mengenai sistem rem.

B.     Batasan Masalah
Penulisan ini memfokuskan pembahasan mengenai sistem pengereman.

C.     Langkah – langkah Sistem Pengereman
·         Langkah Pembongkaran
1.      Mempersiapkan alat yang akan dipergunakan
2.      Mengendorkan 4 mur pengikat roda depan dengan menggunakan kunci roda 21mm
3.      Mengangkat mobil dengan menggunakan dongkrak
4.      Memasang jack stand pada bagian yang kuat
5.      Melepas roda depan dengan cara melepas mur pengikat dengan menggunakan kunci roda 21mm
6.      Melepas kampas rem, dengan cara melepas baut pengikat rumah kampas rem bagian bawah dengan menggunakan kunci ring ukuran 12 dengan cara diputar ke kiri
7.      Menarik keatas rumah kampas rem lalu melepas kampas rem

·         Langkah Pemeriksaan
1.      Memeriksa kampas rem
2.      Saya memeriksa apakah kampas rem masih tebal atau tidak. Ternyata kampas rem sudah sangat tipis sehingga perlu diganti.
3.      Memeriksa piringan cakram
4.      Saya memeriksa dengan cara meraba apakah permukaan piringan cakram beralur atau tidak. Hasilnya cakram masih baik dan hanya perlu diamplas saja.
5.      Memeriksa piringan piston rem, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa piston rem atau silinder rem tidak bocor
6.      Memeriksa minyak rem, saya memeriksa minyak rem pada tabung recervoir, ternyata minyak rem masih baik dan masih cukup (tidak kurang)

·         Langkah Pemasangan
1.      Langkah pertama  mengoleskan gemuk atau pelumas pada sisi luar kampas
2.      Memasang kampas  pada rumah kampas rem
3.      Dudukan/rumah kampas rem dengan cara didorong ke bawah
4.      Memasang baut pengikat rumah kampas rem dengan menggunakan kunci ring ukuran 12mm dengan cara diputar ke kanan.
5.      Memasang roda depan kanan dan kiri lalu saya memasang mur roda dan memutar mur roda menggunakan tangan ± 3 putaran lalu saya menggunakan kunci roda untuk memepetkan mur pengikat
6.      Setelah kedua roda terpasang, lalu saya memeriksa kembali minyak rem pada tabung recervoir. Lalu menutup tabung recervoir
7.      Menurunkan mobil
8.      Mengeraskan mur pada roda menggunakan kunci roda



D.    Alat dan Bahan
·         Alat
1.      Kunci roda
2.      Kunci ring 12mm
3.      Amplas
4.      Dongkrak
5.      Jack Stand
6.      Majun
7.      Tang
8.      Obeng (–) dan (+)
·         Bahan
1.      Minyak rem
2.      Gemuk (pelumas)

E.     Kesimpulan
Dari hasil pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat n kesimpulan tersebut antara lain, yaitu :

Rem yaitu alat untuk mengurangi kecepatan (memperlambat) dan  kendaraan atau untuk memungkinkan parkir pada tempat yang menurun. Peralatan ini sangat penting pada keselamatan dan menjamin untuk pengendaraan yang aman. Rem juga bias diartikan sebagai kebutuhan sangat penting untuk keamanan berkendaraan dan juga dapat berhenti ditempat manapun, dan dalam berbagai kondisi dapat berfungsi dengan baik dan aman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar